Karya kriya Batik : Batik Semarang Etnic N Natural Dying

BEBERAPA TANAMAN SEBAGAI PEWARNA ALAMI UNTUK BATIK

Setiap hasil dari sebuah motif kain batik yang cantik, tentunya setiap pengrajin harus memiliki teknik pewarnaan khusus serta pemilihan bahan yang cocok agar batik yang dihasilkan memiliki keunikan tersendiri. Proses panjang yang harus dilalui dalam pengerjaannya dan tingkat ketelitian serta kesabaran yang tinggi merupakan salah satu kunci penting yang berpengaruh dalam terciptanya sebuah karya yang indah. Lalu, kira-kira apa saja bahan pewarna alami yang bagus digunakan dalam proses pewarnaan batik.

DAUN INDIGOFERA

Warna indigo adalah pewarna alami yang diekstrak dari tanaman yang memiliki genus indigofera, tanaman yang banyak tumbuh di daerah tropis. Pewarna alami yang dihasilkan dari tanaman indigofera ini menghasilkan pigmen biru alami tetapi warna ini bukanlah warna tumbuhan alami, jika ingin menghasilkan warna biru indigo yang berkualitas maka tanaman bergenus indigofera tersebut harus diproduksi dengan cara memfermentasi tanaman yang mengandung bahan kimia prekursor yang sesuai terlebih dahulu.

SABUT KELAPA

Kelapa (Cocos nucifera) adalah tanaman keluarga Palmae yang sangat lazim ditemukan di daerah tropis. Tanaman kelapa memiliki beragam manfaat yang dapat diperoleh dari daging buah, air, sabut, tempurung, daun dan batangnya, namun kali ini karya kriya ingin memanfaatkan bagian lain dari kelapa yaitu sabutnya saja.

KUNYIT

Kunyit atau bahasa ilmiahnya Curcuma domestika merupakan salah satu tanaman yang bisa dimanfaatkan sebagai pewarna alami dalam proses pewarnaan kain batik, warna alami yang dihasilkan berasal dari umbi atau rimpang dari kunyit itu sendiri dan warna yang bisa dihasilkan adalah warna kuning sampai kuning pekat tergantung dari berapa banyak sari dari kunyit itu sendiri. Kunyit merupakan tanaman asli dari daerah Asia Tenggara yang mudah di budidayakan.  

DAUN SUJI (PANDAN)

Daun suji merupakan pewarna alami yang sering dimanfaatkan masyarakat baik untuk pewarna makanan maupun pewarna tekstile. Warna yang dihasilkan dari daun suji ini adalah warna hijau, warna hijau nan cantik itu dapat diperoleh dengan cara menumbuk halus daun suji kemudian diberi air dan didiamkan selama semalaman hingga air berubah menjadi hijau.

DAUN KETAPANG

Ficus Lyrata atau lebih banyak dikenal dengan Tanaman Ketapang, merupakan salah satu tanaman yang dapat menghasilkan warna cantik sebagai pewarna alami. Pada tanaman ketapang sendiri bisa dimanfaatkan daunnya sebagai bahan pewarna, daun ketapang sendiri dapat menghasilkan warna merah keunguan dan warna tersebut akan terlihat pekat jika diaplikasikan pada kain yang berasal dari bahan-bahan serat alam.

Leave a Comment

Your email address will not be published.